Apakah Boleh Orangtua Memakan daging Aqiqah Anak?

Aqiqah Murah di Bandung

Dapur Aqiqah

Untuk Rasa & Harga, Kami Solusinya

Dapur aqiqah akan sedikit mengulas judul apakah boleh orangtua memakan daging aqiqah anaknya ???

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, Ibnu Qudamah dalam kitab Al Mughni memberikan penjelasan mengenai sajian aqiqah. Ibnu Qudamah menyebut syariat aqiqah sama seperti aturan kurban.

” Yang lebih mendekati, aqiqah diqiyaskan dengan berkurban. Karena ini ibadah yang disyariatkan dan tidak wajib seperti kurban. Karena sama dengan kurban terkait sifatnya, sunah-sunahnya, ukurannya, dan syaratnya. Sehingga dalam aturan penyalurannya juga disamakan.”

Dalam hal ini shohibul kurban dibolehkan memakan sajian daging kurbannya.

Hal ini seperti tercantum dalam hadis dari ‘Aisyah RA.

Aqiqah yang sesuai sunah, untuk anak lelaki 2 kambing, anak perempuan seekor kambing. Dimasak utuh tulangnya, tidak dipecah tulangnya, dimakan sendiri, diberikan ke orang lain, dan disedekahkan.

Dapat diambil kesimpulan, orangtua dibolehkan ikut memakan sajian daging aqiqah.

Aturan aqiqah terkait jatah booleh dimakan, dihadiahkan, disedekahnkan, sama seperti aturan qurban… dan ini pendapat as-Syafii.

Seperti Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mengaqiqahi Hasan dan Husain dimana Rasulullah SAW adalah kakek dari Hasan dan Husain. Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga dinilai paling berhak terhadap semua kaum muslimin. Oleh karena itu Beliau berhak mengaqiqahi siapapun, termasuk cucunya.

Seperti firman Allah SWT dalam Quran surah Al – Ahzab ayat 6 yang berbunyi:

النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ

Nabi itu paling berhak terhadap kaum mukminin… (QS. Al-Ahzab: 6).

Artikel Terkait